Allah Maha Adil
January 30th, 2008 by mmaulana-fadliya Allah, terima kasih atas keadilan yang Engkau tunjukkan. semoga setiap orang yang terlibat, mendapat kesadaran dari peristiwa ini.
Amin.
ya Allah, terima kasih atas keadilan yang Engkau tunjukkan. semoga setiap orang yang terlibat, mendapat kesadaran dari peristiwa ini.
Amin.
Bulan Januari ini,,lu udah komit klo tahun ini bakal jadi tahun disiplin buat lu!!
hari ini lu udah ngelanggar tuh komitmen.
telat ngumpulin artikel dan resume.
mana integritas lu??
nngaca dong!!
Islam dan Tantangan Masa Depan
Tahun baru Hijriyah kembali tiba. Kini kita memasuki tahun ke 1429. apa yang kira-kira akan terjadi dengan umat Islam di tahun ini? Bagaimana tantangannya dan apa saja harapan bagi tegaknya kembali kejayaan Umat Islam yang pernah diraih?
Afzalurrahman Assalam, mahasiswa Teknik Geofisika ITB, dalam artikelnya “Tinjauan Kritis Terhadap Fase-fase Peradaban Islam” menjelaskan begitu banyak sesungguhnya apa yang sudah diwariskan oleh Umat Islam kepada dunia khususnya dunia Islam. Ia juga menerangkan bagaimana fase-fase peradaban berdasarkan prediksi dari Rasulullah Saw sendiri dimana fase-fase peradaban umat Islam dibagi menjadi 4 fase bersandarkan karakter kepemimpinan setiap masa yang berbeda-beda.
Fase pertama adalah fase dimana kepemimpinan dikelola oleh orang-orang yang mengacu pada cara kepemimpinan nabi yang adil dan mengangkat kewibawaan Islam. Kedua, merupakan masa dimana para penguasanya kebanyakan adalah penguasa yang sombong, angkuh, dan tidak lagi menggunakan manhaj kepemimpinan nabi. Ketiga, masa dimana para penguasanya adalah penguasa zholim, kejam dan menindas kaumnya sendiri. Keempat, merupakan masa dimana kepemimpinan umat Islam akan diusung kembali oleh penguasa yang adil sesuai dengan manhaj Rasulullah.
Jika kita ingin mengetahui gilang-gemilangnya warisan peradaban islam, kita dapat membaca artikel warisan peradaban Islam yang dituli oleh Shahib Al-Kutb. Disana disebutkan bahwa peradaban Islam adalah sebuah peradaban yang paling besar di dunia. Peradaban itu mampu menghasilkan sebuah negara super Subtropik hingga ke daerah tropik dan gurun. Dalam wilayah kekuasaannya tinggal ratusan warganya, yang terdiri dari berbagai kepercayaan dan bangsa. Salah satu dari sekian bahasanya menjadi bahasa universal dan menjadi jembatan yang menghubungkan antar warganya dib berbagai negeri. Tentaranya tersusun dari berbagai bangsa. Kekuatan militernya mampu memberikan kedamaian dan kesejahteraan yang belum pernah ada sebelumnya. Jangkauan armada perdagangannya membentang dari Amerika latin sampai ke China, serta daerah-daerah yang berada di antara keduanya.
Kemudian Shahib Al-Kutb melanjutkan dengan menerangkan bagaimana umat Islam sebagai para pionir pakar ilmu pengetahuan di dunia: para arsiteknya mampu mendesain bangunan yang melawan hukum gravitasi. para pakar matematikanya menciptakan aljabar, juga logaritma yang menjadi landasan pengembangan teknologi komputer dan penyusun bahasa komputer. para dokternya mempelajari tubuh manusia hingga mampu menemukan berbagaiobat untuk menyembhkan berbagai macam penyakit. Para pakar astronominya mengamati langit, memberikan nama-nama bintang, serta merintis teori seputar perjalanan dan penelitian ruang angkasa. Para penulisnyha menghasilkan ribuan kisah. Diantaranya kisah-kisah tentang keberanian, cinta kasih, dan ilmu sihir. Para penyairnya menulis berbagai karya sastra bertemekan cinta, sementara penyair-penyair sebbelumnya terlalu takut untuk memikirkan hal-hal seperti itu.
Ketika bangsa lain khawatir terhadap munculnya berbagi pemikiran, peradaban ini justru melindungi, mempertahankan, serta menyampaikannya kepada umat-umat lain.
Apa yang dikemukakan Shahib Al-Kutb jika dikaitkan dengan di fase mana kira-kira itu semua terjadi, memang sebagian besar ulama seperti yang ditulis oleh Afzalurrahman, berada pad fase pertama hingga fase ketiga. Sedangkan tahun 1429 Hijriyah yang kita masuki merupakan masa dimana kepemimpinan dipegang oleh orang-orang zholim, angkuh, dan menindas rakyatnya sendiri.
Islam dan Negara
Umat Islam sangat berharap bagaimana kejayaan dan keagungan peradaban Islam itu bisa kita raih kembali. Salah satu upaya yang muncul adalah wacana seputar konsep negara Islam. Kalangan tertentu mengatakan bhwa ternyata memang peradaban Islam benar-benar runtuh ketika negara Islam – Khalifah Utsmani dihancurkan. Namun di satu sisi, pasca negara Islamlah (fase pertama, khulafaa-ur-rasyidiin) muncul kekacauan politik ketika para pemimpinnya sombong dan angkuh tanpa mau menggunakan kepemimpinan nabi sebagai manhaj walaupun masih menerapkan hukum-hukum Islam.
Edi Amin dalm buku Problematika Politik Islam di Indonesia, menjelaskan bahwa wacana negara Islam telah melahirkan kontroversi dan polarisasi intelektual di kalangan pemikir politik Islam. Apakah benar, misalnya Rasulullah pernah nmendirikan atau menganjurkan negara Islam? Bukan negara suku (clannish state) seperti yang dikemukakan Ali Abdur Raziq –seorang pemikir sistem pemerintahan pada masa Raja Fuad –? Apakah institusionalisasi Islam dalam bentuk negara merupakan kewajiban Islam merupakan suatu syariat ataukah semata-mata kebutuhan rasional seperti yang diterorikan Ibnu Khaldun?
Untuk menjawab persoalan itu, sesuai dengan realitas politik di Indonesia, maka garis besarnya terdapat dua kekuatan dalam memandang Islam dan negara. Pertama, kaum substansialis, yang memiliki pokok-pokok pandangan (a) bahwa substansi atau kandungan iman dan amal lebih penting daripada bentuknya, (b) pesan-pesan Alquran dan Hadits, yang bersifat abadi dalam esensinya dan universal dalam maknanya, harus ditafsirkan kembali oleh masing-masing generasi kaum muslim sesuai dengan kondisi sosial pada masa mereka, dan (c) mereka menerima struktur pemerintahan yang ada sekarang sebagai bentuk negara Indonesia yang final. Kedua, kaum skripturalis, mereka berpandangan: (a) pesan-pesan agama sebagian besarnya sudah jelas termaktub dalam Alquran dan Hadits, (b) dan hanya perlu diterapkan dalam kehidupan. Karena itu, mereka cenderung lebih berorientasi kepada syariat.
Moderasi Islam
Kita paham betul bahwa saat ini penganut Islam di dunia sadang berada pada titik dimana secara keseluruhan mendapatkan stigma negatif bahwa Islam adalah agama teroris. Salah satu penyebab dari hal ini dapat kita sebut adalah sikap fanatik ekstrem yang sesungguhnya sangat bertentangan dengan Islam yang memiliki ciri sebagai agama yang moderat.
Islam sangat menentang sikap ekstrem dalam bentuk apapun. Sikap ekstrem akan menimbulkan dampak negatif bagi individu, keluarga, masyarakat, negara, dan dunia. Sikap ekstrem dalam beragama juga akan memberikan dampak negatif terhadap agama itu sendiri dan akan menimbulkan bencana ke luar agama tadi. Ekstremisme akan menyebabkan agama, dan biasanya dituduhkan kepada Islam, menjadi pihak tertuduh munculnya disharmoni di tengah-tengah masyarakat.
Ekstremisme adalah sikap antimoderasi dan tidak memiliki tempat dalam norma, doktrin, wacana dan praktik Islam. Ektremisme adalah musuh bersama dan sangat ditentang oleh Islam. Moderasi inilah yang akan menampilkan Islam dengan wajahnya yang damai yang menebarkan rahmat pada semesta. Moderasi Islam senantiasa menekankan keseimbangan antara dunia-akhirat, ruh-jasad, pikir-hati, langit-bumi.
Dalam artikelnya yang pernah dimuat dalam harian umum Republika pad bulan Juli 2007, H. Samson Rahman M.A., menyebutkan bahwa ada sepuluh ciri dasar Islam moderat yang menjadi landasan pengambilan sikap dalam kehidupan.
Pertama, pemikiran Islam moderat tidak menjadikan akal sebagai hakim sebagai pengambil keputusan akhir jika yang menjadi keputusan itu berseberangan dengan nash. Namun demikian, pemikiran tersebut juga tidak menafikan akal untuk bisa memahami nash. kedua, pemikiran Islam moderat memiliki sikap luwes dalam beragama. Ketiga, pemikiran Islam moderat tidak pernah mengkuduskan turats (khazanah pemikiran lama) jika jelas-jelas ada kekurangannya. Di saat yang sama, pemikiran ini juga tidak pernah meremehkannya jika di dalamnya ada keindahan-keindahan hidayah.
Keempat, pemikiran Islam moderat merupakan pertengahan di antara kalangan filsafat idealis yang hampir-hampir tidak bersentuhan dengan realitas dan jauh dari sikap pragmatis yang sama sekali tidak memiliki idealisme. Kelima, pemikrian Islam moderat adalah sikap pertengahan. Pemikiran Islam moderat bersikap lentur dan senantiasa adaptatif dalam sarana namun tetap kokoh dan ajeg sepanjang menyangkut masalah prinsip. keenam, pemikiran Islam moderat tidak pernah melakukan pembaruan dan ijtihad dalam hal-hal yang bersifat pokok serta jelas dalam agama dan merupakan masalah-masalah qath’i. Islam moderat juga tidak setuju dengan sikap taklid berlebihan sehingga menutup pintu ijtihad.
Ketujuh, pemikiran Islam moderat tidak pernah meremehkan nash. kedelapan, pemikiran Islam moderat berbeda dengan sikap orang-orang yang hanya mendengungkan universalisme tanpa melihat kondisi dan keadaan setempat. Kesembilan, Islam moderat tidak berlebihan dalam mengharamkan sesuatu dan tidak berani menghalalkan sesuatu yang jelas haram. Kesepuluh, pemikiran Islam moderat terbuka terhadap peradaban manapun namun akan senantiasa mampu mempertahankan jati dirinya.
Kesimpulan
Bahwa memasuki tahun yang baru, tahun hijriyah, saatnya umat Islam di seluruh dunia khususnya Indonesia harus mampu menjadi teladan akan kemoderasiannya. Allah Swt menegaskan bahwa umat Islam adalah ummatan washatan (umat pertengahan), umat moderat. Oleh sebab itu, mari kita jaga kemoderasian demi tercapainya kembali kejayaan umat Islam sebagai janji dari apa yang dijelaskan oleh Rasulullah bahwa akan tiba suatu masa dimana Islam kembali dipimpin oleh penguasa yang adil sesuai dengan manhajnya.
Apa yang disampaikan melalui kisah sahabat oleh Yunus pagi ini sangat menggugah. ia menceritakan kisah Khalid Bin Walid R.a. memang tidak ada satu riwayat pun yang shahih yang menceritakan bagaimana proses keislaman dari Khalid Bin Walid R.a, namun inti dari cerita yang disampaikan oleh yunus adlah tentang pembuktian Khalid Bin Walid R.a akan keislamannya.
Disebutkan bahwa dalam berperang, mungkin Khalid-lah satu-satunya sahabat yang mampu mengalahkan Rasul.walaupun sebelum menjadi Muslim, Khalid kerap menhalang-halangi orang lain di Jalan Allah.
Khalid adalah seorang Jendral perang yang ditakuti. sebagai seorang pemimpin, ia membuktikan keislamannya dalam perbuatan dan tingkah lakunya, bukan dengan kata-kata. suatu saat pada masa kekhalifahan Umar R.a, ia diturunkan jabatannya dengan digantikan oleh generasi berikutnya. tak ada sedikitpun ia merasa diremehkan saat itu, ia yakin bahwa apapun yang diperbuatnya hanya Allahlah yang pantas untuk meberikan penilaian. Hanya mengharap Ridho Allah-lah semua amalannya tercurah.
ada hikmah yang bisa kita petik, ketika kita mendengar bahwa Khalid tak sedikitpun merasa diremehkan ketika dicopot jabatannya.Khalid tetap konsisten dengan amal perbuatannya walaupun sudah tidak menjadi Jendral perang secara formal.
walaupun jabatan itu talah hilang, amal perbuatan serta sikap tutur kata tak ubahnya seperti ketika Ia masih menjadi pemimpin.
Keridhoan Allah semoga tercurah untuknya, Khalid Bin Walid R.a
hari-hari begitu sibuk, namun tetep aja sepi
kenapa semua orang bergerak begitu lambat seperti adegan slow motion?
gak tau juga deh
apa cuma perasaan gue doang??
dingin di kaki dan tangan masih terasa
batuk dengan dahaknya juga masih ganggu
bikin kesel pengen banting gelas
baru 17 hari semenjak hari itu
tapi kenapa terasa begitu jauh??
banyak yang gue gak tau bahkan yang gak gue sangka samasekali!!!
masa iya sebegitu cepetnya??
sebegitu hina nya kah gue?
sebegitu najis nya kah?
Ampuni Ya Allah
George Duke - Sweet Baby
When I think about your lovin’
The Sunday evenings, the fun we used to share
Looking through the memories in my mind
Since I’ve laughed and cried and thought it over
Now I realize that it’s never over, it’s only set aside
Oh, it’s you, sweet baby
I will never be free from your embrace, sweet baby
Only hoping it’s not too late to try again
It’s true, sweet baby
Ever lost and captured by your smile, sweet baby
I will always be right there by your side
Right by your side
Lying here alone I’m dreaming
My mind keeps wandering, my thoughts are only you
Wandering through the memories in my mind
How could love so real have turned so empty
I just keep wondering why
Will I ever find the love we shared together, you and I
Oh, it’s you, sweet baby
Though we had such a long hard road to climb, sweet baby
Only hoping it’s not too late to try again
It’s you, sweet baby
Won’t u try belivin wat i say, sweet baby
I will always be right there by your side
Right by your side
Oh, it’s you, sweet baby
I will never be free from your embrace, sweet baby
Only hoping it’s not too late to try again
It’s you, sweet baby
Ever lost and captured by your smile, sweet baby
I will always be right there by your side
Right by your side
(yup..betapa indahnya ni lagu…sampe pgn gw puter seumur hidup gw…kayaknya dulu waktu gw kecil, bokap gw sering muter nih lagu…jadi pas gw denger kemaren…gw langsung merasa gak asing bgt sama nih lagu…hadoooh)
Alkisah pagi tadi rada bete sama diri sendiri. udah mulai gk konsisten.udah mulai nyusahin orang.udah mulai bikin supervisor kesel.pokoknya nyebelinlah.bada subuh malah tidur lagi.dasar.
tapi ada yang seru di hari kamis ini.tadinya mau berangkat ke jatinangor tapi harus urung niat.eh,jadina ke kampus du buat cek stan jurusan sama stan advokasi mahasiswa.beberapa waktu berlalu tanpa da yang spesial.
suasana di sekitar mulai berubah mencekam ketika datang seorang wanita baya berpakaian ala orang gelandangan.kulitnya hitam kusam.ia tak memiliki gigi.ia ompong.rambutnya pendek kusam seleher.di tangannya ia menggenggam segelas minuman oke jelly rasa strawberry.baju yang ia kenakan kaus kerah berwarna biru dengan bawahan rok panjang berwarna coklat (aslinya berwarna putih).
mengejutkan ketika ia mulai mengucapkan assalamu’alaikum sekencang2nya di tengah kerumunan mahasiswa yang sedang bertugas mennjaga stannya masing2.mereka tertegun seketika,lalu kembali pada aktivitas masing2.tak acuh.kemudian wanita itu mengulangi salamnya berulang ulang.ia memulai orasinya (jika tidak mau dikatakan sebagai bagian mengemisnya).
ada yang aneh.ia mengemis seraya berteriak dan menangis.ia katakan bahwa ia sedang kesulitan.dengan berteriak ia merasa kesal karena selama ini ia dianggap sebagai orang gila.ia kemudian melemparkan gelas minuman yang ia genggam tadi.ia menangis sejadinya memohon pertolongan seraya bersujud.ia meminta dikasihani.
seluruh mahasiswa tak ada yang merespon.ia kemudian menangis lagi.
aku penasaran pada wanita ini.mengapa ia berbuat sedemikian rupa.tanpa berpikir panjang.kuhampiri ia secepat mungkin dan menariknya dari tempat ia bersujud.
"mba,jangan kayak gini mba.klo mba punya masalah.ayo bicara sama saya.tapi jangan disini."aku membawanya keluar area kampus.
ku dengar beberapa mahasiswa membicarakan kelakuanku yang sok tahu.’peduli amat.’kata hatiku.
bergegas aku bawa wanita ini keluar kampus seraya menanyakan padanya apakah ia sudah makan.ia katakan belum.lantas kuajak ia makan di warung makan terdekat.awalnya ia menolak,namun akhirnya ia menurut setelah ia memberi syarat bahwa aku harus ikut makan bersamanya.aku menurut.
warung gado2 yang kami masuki.ia mengatakan bahwa ia tak biasa makan pedas.ia tak mau yang pedas-pedas.ok.
lalu ia kusuruh mulai menceritakan apa yang sesungguhnya menjadi masalah dalam hidupnya.ia memulai cerita panjangnya dengan mengatakan bahwa ia sedang dilanda kesulitan.ia sedang dililit hutang kepada preman di daerah alun-alun.aku mendengarkan.
ia memohon bantuan ku.kukatakan padanya bahwa aku siap membantu asalkan ia mau mambantu saya.ia setuju.
bersambung…
nah, ceritanya tadi gw coba-coba jadi juri buat perlombaan 17-an khusus anak2..seru juga!!lumayan dapet pengalaman baru.. tapi ada yang memalukan bgt! masa gw jadi juri lomba hapalan doa sehari-hari, tapi gw sendiri gk hapal doa-doa itu. nors bgt gw.
yah tapi nyang penting gw dah berusaha sekuat tenaga gw, pdhl tadi pagi ngantuk bangau ba’da subuh. akhirnya walaupun telat gw dateng juga ke mesjid yang letaknya gk jauh dari asrama.
nah buat lu-lu dan gw juga nih ayo kite same-same rayain hut ri yang ke 62 ini sebagai turning point bangkitnya prestasi!! kadang-kadang kita gak bangga sama negara ini karena minim prestasi, mau di bidang ekonomi sampe olahraga. naah.coba kita semua bisa berprestasi, kalo setiap individu bisa berprestasi dengan tingkat prestasi yang mendunia, kayaknya gak akan ada lagi orang kita yang ngejelek-jelekin bangsanya sendiri. tul?
jadi stop mengharapkan orang lain berprestasi!
AYO PRESTATIF!!!!!
Memabangun karakter diawali dari membangun kebiasaan. Ikhtiar yang coba diterapkan di Asrama PPSDMS Regional Bandung salah satunya adalah Pertemuan 5-6. Sesuai dengan namanya, ikhtiar ini dilaksanakan setiap pukul 5 sampai pukul 6 setiap pagi. Kegiatan ini sesungguhnya memiliki berbagai macam manfaat bagi peserta yang mengikuti pertemuan ini secara khusu’. Diantaranya adalah:
1. Dengan pertemuan ini peserta dapat mensyukuri nikmat Allah Swt yang baru diberikan, nikmat hidup, nikmat menghirup kembali udara pagi.
2. Dengan pertemuan ini peserta dapat melaksanakan apa yang telah dicontohkan Rasulullah Saw. Sabda Rasulullah Saw :
3. Peserta dapat tilawah Quran serta membaca dzikir secara berjamaah.
4. Peserta dapat memulai hari dengan merencanakan kembali secara detail apa yang akan ia lakukan hari ini. Kebiasaan ini sangat baik karena dengan merencanakan apa yang akan dilakukan ke depan, hal tersebut dapat menjaga keistiqomahan kita dalam mencapai visi hidup pada khususnya dan mencapai visi PPSDMS pada umumnya. Insya Allah kita dapat terjaga dari pekerjaan-pekerjaan yang sesungguhnya tidak berguna sama sekali bagi diri kita.
5. Dengan adanya taushiyah secara rutin, kita dapat diajak delam kebaikan setiap pagi. Kita dapat saling mengingatkan dalam hal kebaikan. Disamping itu kita juga dapat melatihh diri kemampuan public speaking kita.
6. Kita dapat membangun suasana yang penuh kasih sayang, suassana yang kaya akan rasa kekeluargaan, ceria, optimis dan semangat dalam menatap masa depan.
7. Dan masih banyak lagi manfaat lainnya. tambahin aja ya saudara2ku Barudak PPSDMS!!
Intinya, dengan membiasakan diri kita untuk melakukan pertemuan jam5-6 setiap paginya setelah Sholat Subuh berjamaah di mesjid, semoga itu dapat membantu kita dalam mencapai karakter pemimpin sajati. Pemimpin sejati adalah pemimpin yang patut mennjadi contoh, setiap langkah pemikiran dan kebiasaannya adalah hal-hal yang berguna bagi umatnya serta bagi dirinya sendiri. Kepentingan umum berada di atas kepentingan pribadi. Laksana air, ia selalu menjadi sumber kehidupan, sumber inspirasi. Laksana api, ia mampu menerangi jalan yang membentang di hadapan. Laksana bintang, ia selalu memberikan yang terindah, yang terbaik dari apa yang ia miliki dan apa yang ia dapat lakukan.
Akhirnya, pada Allah lah kita berserah. Sekali lagi, dengan pertemuan 5-6 ini kita senantiasa diajak untuk merenung dan berpikir. Merenungi hal yang telah lalu yang tak dapat kita sentuh dan kita ubah, berpikir tentang masa depan masa yang masih bisa kita usahakan masa yang berada dihadapan kita masa yang pasti menghampiri kita. Syukur nikmat terhadap karunia Ilahi dapat tersampaikan dengan sungguh-sungguh, kita dapat merasakan betapa indahnya hidup. Kita dapat mengimajinasikan bagaimana jikalau kita tak diberikan kesempatan lagi oleh Allah Swt. Ketika Kematian itu menghampiri dan menjemput kita, maka tak ada lagi yang dapat kita lakukan.
Barangsiapa yang mencari kematian (yang terbaik di Mata Allah), maka ia dapatkan kehidupan.
Setahun penuh perjuangan. Adakah perubahan?
Beberapa saat menjelang agustus 07…
jreng-jreng-jreng-jreng tererorettoreeeet
menjelang dimulainya tahun ke-dua hidup di dua dunia (bolak-balik bandung jatinangor, maksudnyahh)
kayaknya banyak hal yang perlu dievaluasi dimutaba’ah, dikritisi dan direkonstruksi….hoho
yup hidup itu penuh dengan pilihan
ketika jalan sudah diputuskan yang mana yang akan kita tempuh,maka apa yang menjadi konsekuensi dari pilihan tersebut harus kita hadapi. bener tag?
oh iya…apa gw bakal lolos dari seleksi alam di sini?
kalo dilihat dari kacamata gw sendiri…pesimis dah…
prestasi apa yang gw punya selama setahun belakangan ini?
NIHIL a.k.a Nol a.k.a GaTot a.k.a NOTHING
fiuh..gimana nih?